Langsung ke konten utama

Rudal Hipersonik Oreshnik Hantam Ukraina Lagi: Senjata Mach 10 yang Nyaris Mustahil Dicegat

Dalam eskalasi terbaru konflik Rusia-Ukraina, Moskow kembali meluncurkan rudal balistik hipersonik tercanggihnya, Oreshnik, menghantam wilayah barat Ukraina pada Kamis malam hingga Jumat dini hari, 8-9 Januari 2026. Serangan ini menandai penggunaan kedua senjata kontroversial tersebut sejak pertama kali dipakai pada November 2024 lalu. Serangan masif yang melibatkan 242 drone dan 36 rudal berbagai jenis ini menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 25 lainnya di ibu kota Kyiv. Namun yang paling mengejutkan adalah penggunaan Oreshnik yang menargetkan infrastruktur kritis di wilayah Lviv, kota yang berjarak hanya 70 kilometer dari perbatasan Polandia, anggota NATO. Serangan Balasan atau Pesan Politik? Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim serangan ini merupakan pembalasan atas dugaan serangan drone Ukraina terhadap kediaman Presiden Vladimir Putin di Novgorod pada Desember 2025. Namun klaim ini ditolak mentah-mentah oleh pihak Amerika Serikat dan Ukraina. Pejabat CIA bahkan menya...

Inter Milan vs Barcelona: Drama Menegangkan di Semifinal Liga Champions

Laga leg kedua semifinal Liga Champions antara Inter Milan vs Barcelona tadi malam (7/5/2025) berlangsung sangat dramatis. Tuan rumah Inter berhasil menang 4-3 setelah melewati babak perpanjangan waktu. Skor agregat menjadi 7-6 bagi Inter, sehingga tim berjuluk Nerazzurri itu lolos ke final. Pertandingan di San Siro ini benar-benar bak rollercoaster: Inter unggul lebih dulu 2-0 di babak pertama, kemudian Barca bangkit dari ketinggalan hingga sempat berbalik memimpin, sebelum Inter menyamakan dan akhirnya memenangi laga lewat extra time

Ringkasan Pertandingan

Beberapa momen penting yang terjadi pada pertandingan semalam antara Inter Milan vs Barcelona:

  • Menit 21: Lautaro Martinez membuka keunggulan Inter menjadi 1-0. Umpan matang dari Denzel Dumfries diselesaikan dengan sepakan terukur ke sudut gawang Barcelona.

  • Menit 45: Hakan Calhanoglu menggandakan skor menjadi 2-0 lewat eksekusi penalti. Tendangan kaki kiri Calhanoglu gagal dihentikan oleh kiper Szczesny.

  • Menit 54: Eric Garcia memperkecil ketertinggalan Barcelona menjadi 1-2. Umpan silang terukur dari sayap disambut sundulan Garcia ke pojok gawang Inter.

  • Menit 60: Dani Olmo menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Bola lambung dari lini tengah disundul Olmo tanpa pengawalan ketat, meluncur ke pojok atas gawang.

  • Menit 87: Raphinha membawa Barca berbalik unggul 3-2. Ia memanfaatkan bola liar hasil tendangan Sommer yang membentur tiang, menyambar bola rebound ke gawang.

  • Menit 90+3: Francesco Acerbi menyeimbangkan skor menjadi 3-3. Gerard Moreno (Gavi) kehilangan bola, lalu Denzel Dumfries mengirim umpan silang dari kanan, diselesaikan Acerbi dengan sundulan ke sudut gawang. Skor 3-3 bertahan hingga akhir waktu normal.

  • Menit 99 (Extra Time): Davide Frattesi menjadi pahlawan Inter. Memanfaatkan umpan tarik Marcus Thuram, Frattesi melepaskan tembakan terarah dan menaklukkan Szczesny untuk membuat skor akhir 4-3 bagi Inter.

Setelah gol Frattesi, Inter berusaha mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan. Pertandingan penuh 120 menit ini menghasilkan total 7 gol dan beberapa peluang terlewat, sehingga patut disebut salah satu laga paling epik di semifinal Liga Champions musim ini.

Hasil Akhir dan Dampak

Kemenangan dramatis 4-3 ini memastikan Inter Milan melaju ke final Liga Champions 2024/2025 dengan keunggulan agregat 7-6. Bagi Inter, ini adalah pencapaian besar: Final ini akan menjadi kesempatan mereka meraih gelar Liga Champions kedua dalam sejarah klub. Suasana di San Siro begitu membara ketika gol Acerbi memaksa extra time, lalu bergemuruh lagi saat Frattesi mencetak gol kemenangan. Pelatih Simone Inzaghi pun bersemangat melihat perjuangan timnya. Ia menyebut malam itu “malam yang luar biasa, malam yang bisa dibagikan dengan para penggemar, klub, dan keluarga kami”, menegaskan kebanggaannya menjadi juru taktik pasukannya. Inzaghi memuji semangat anak asuhnya yang tak mudah menyerah, meski sempat tertinggal 2-0 dan berjuang mati-matian menghadapi tim kuat Barcelona.

Sementara itu, Barcelona harus mengakhiri kiprah di Liga Champions musim ini. Hasil ini tentu mengecewakan, tapi pelatih Hansi Flick tetap menunjukkan sikap sportif. Flick mengaku bangga pada perjuangan para pemainnya meski tereliminasi. Ia menilai timnya tampil dominan dengan penguasaan bola di atas 70% dan banyak melepaskan ancaman. Meski demikian, Flick merasa keberuntungan belum berpihak: “Saya bangga dengan tim saya. Saya kira hasilnya tidak adil dan beberapa keputusan wasit sangat bagus, tapi tidak menguntungkan kami,” ujarnya. Menurut Flick, pengalaman laga berat seperti ini bisa menjadi pelajaran berharga bagi skuad muda Barcelona. Ia pun mengingatkan timnya untuk segera bangkit, karena persaingan liga domestik menghadapi Real Madrid sudah menanti di akhir pekan ini.

Secara keseluruhan, hasil ini membuat Inter Milan melangkah ke final sebagai wakil Serie A, sementara Barcelona harus rela gagal ke puncak turnamen. Inter Milan vs Barcelona leg kedua semifinal benar-benar memberikan tontonan seru, dengan kombinasi gol dramatis dan ketegangan yang membuat para penggemar tetap terpaku hingga akhir pertandingan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tragedi Berdarah di Bondi Beach: 16 Orang Tewas dalam Serangan Teror saat Perayaan Hanukkah

SYDNEY - Pantai Bondi yang terkenal di Sydney, Australia, berubah menjadi tempat kejadian tragis pada Sabtu sore (14/12/2025) ketika dua orang bersenjata membabi buta menembaki kerumunan yang sedang merayakan hari pertama Hanukkah. Serangan yang terjadi sekitar pukul 18.47 waktu setempat ini menewaskan 16 orang dan melukai 42 lainnya, menjadikannya salah satu serangan massal paling mematikan di Australia dalam hampir tiga dekade terakhir. Detik-detik Mencekam di Archer Park Sekitar 1.000 orang telah berkumpul di Archer Park, area taman bermain di kompleks Bondi Beach, untuk menghadiri acara "Chanukah by the Sea" yang diselenggarakan oleh Chabad of Bondi. Suasana penuh suka cita tiba-tiba berubah menjadi horor ketika dua penembak mulai melepaskan tembakan ke arah kerumunan. Saksi mata menggambarkan kepanikan yang luar biasa. Danielle, seorang warga lokal yang enggan menyebutkan nama lengkapnya, berlari ke lokasi untuk mengambil putrinya yang sedang menghadiri pesta bar mit...

Tragedi Kebakaran Wang Fuk Court: 128 Tewas dalam Kebakaran Terparah Hong Kong Sejak 1948

Kebakaran yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court di Tai Po menjadi bencana hunian paling mematikan di Hong Kong dalam hampir 80 tahun terakhir. Investigasi mengungkap dugaan kelalaian fatal dan korupsi dalam proyek renovasi bernilai miliaran rupiah. HONG KONG - Asap hitam mengepul tinggi ke langit Hong Kong pada sore hari Rabu, 26 November 2025. Api berkobar dengan kecepatan mengerikan, menelan tujuh dari delapan menara hunian di kompleks Wang Fuk Court, Tai Po, New Territories. Dalam hitungan jam, apa yang dimulai sebagai kebakaran kecil di perancah bambu berubah menjadi malapetaka yang menewaskan setidaknya 128 orang dan melukai puluhan lainnya. Ini bukan sekadar tragedi. Ini adalah kisah tentang kelalaian sistemik, dugaan korupsi, dan harga yang dibayar oleh warga biasa—banyak di antaranya lansia dan pekerja migran—yang percaya bahwa rumah mereka aman. Kronologi Kematian: Dari Api Kecil Menjadi Inferno Pukul 14.51 waktu setempat, Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong me...

Gempa Dahsyat 7,5 M Guncang Jepang, Picu Tsunami dan 51 Korban Luka

TOKYO - Guncangan dahsyat kembali melanda Negeri Sakura. Gempa bumi berkekuatan 7,5 magnitudo mengguncang pantai timur laut Jepang pada Senin malam, 8 Desember 2025, memicu peringatan tsunami dan evakuasi massal sekitar 90.000 warga. Kejadian ini mengingatkan kembali trauma gempa dan tsunami dahsyat tahun 2011 yang meluluhlantakkan wilayah Tohoku. Pusat gempa berada sekitar 80 kilometer di lepas pantai Prefektur Aomori, wilayah paling utara Pulau Honshu, pada kedalaman 54 kilometer. Badan Meteorologi Jepang (JMA) awalnya melaporkan kekuatan gempa mencapai 7,6 magnitudo sebelum direvisi menjadi 7,5. Sementara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Indonesia mencatat magnitudo 7,3 dalam analisisnya. Gempa terjadi tepat pukul 23.15 waktu setempat atau 21.15 WIB. Guncangan keras terasa hingga Sapporo, ibu kota Hokkaido, di mana alarm ponsel berbunyi memekakkan telinga untuk memperingatkan warga. Seorang reporter NHK di Hokkaido menggambarkan guncangan horizontal berlangsun...