Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label penyebab obesitas

Saham RANS Entertainment IPO 2025: Harga, Cara Beli, dan Analisis Lengkap

RANS Entertainment akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan hiburan milik pasangan selebriti  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina  ini resmi menjadi perusahaan publik — dan langsung jadi perbincangan panas di kalangan investor ritel Indonesia. Tapi sebelum kamu buru-buru buka aplikasi saham dan klik "Beli", ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu. Karena investasi bukan soal siapa yang punya perusahaannya. Ini soal angka, prospek, dan risiko. Yuk kita bedah tuntas.   Apa Itu RANS Entertainment dan Bisnis Apa yang Mereka Jalankan? Kalau kamu aktif di YouTube atau Instagram, nama RANS pasti sudah nggak asing. Tapi sebagai calon investor, kamu perlu lihat RANS bukan sebagai konten kreator — melainkan sebagai  entitas bisnis . RANS Entertainment  berdiri sejak 2015, didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Awalnya memang fokus di konten digital dan entertainment. Tapi seiring waktu, bisnis mereka berkembang jauh lebih luas ...

Studi Mengejutkan: Diet Jauh Lebih Berpengaruh dari Olahraga dalam Epidemi Obesitas Global

Pernahkah kamu merasa frustasi karena sudah rajin olahraga tapi berat badan tetap naik? Ternyata, ada alasan ilmiah di balik fenomena ini. Sebuah penelitian revolusioner baru saja mengungkap kebenaran yang mengejutkan: makanan ultra-proses adalah biang keladi obesitas modern, bukan kurangnya aktivitas fisik. Temuan Revolusioner yang Mengubah Pandangan Dunia Studi komprehensif yang dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences ini mengamati 4.213 orang dewasa dari 34 populasi di enam benua. Hasilnya? Faktor diet, terutama konsumsi makanan ultra-proses, sekitar 10 kali lebih penting daripada berkurangnya aktivitas fisik dalam memicu epidemi obesitas modern. Yang bikin kaget, peneliti menemukan bahwa orang-orang di negara maju justru membakar lebih banyak kalori setiap harinya dibanding mereka yang hidup dengan gaya hidup tradisional. Jadi, teori "orang zaman sekarang malas bergerak" ternyata tidak sepenuhnya benar. Makanan Ultra-Proses: Si Dalang Terse...