Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label MASLD Indonesia

Tragedi Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol: 40 Tewas dalam Tabrakan Maut di Adamuz

CÓRDOBA, Spanyol berduka. Kecelakaan kereta cepat terburuk dalam lebih dari satu dekade menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai ratusan penumpang lainnya. Tragedi ini terjadi pada Sabtu malam, 18 Januari 2026, di dekat kota kecil Adamuz, provinsi Córdoba, Andalusia selatan. Dua kereta berkecepatan tinggi terlibat dalam tabrakan frontal yang mengerikan. Sebuah kereta Iryo yang melaju dari Málaga menuju Madrid tergelincir dan melintasi jalur sebelah. Detik-detik kemudian, kereta tersebut ditabrak secara langsung oleh kereta Renfe yang datang dari arah berlawanan, melaju dari Madrid ke Huelva. Insiden ini menandai bencana transportasi terburuk di negara Eropa tersebut sejak kecelakaan kereta di Santiago de Compostela tahun 2013 yang menewaskan 80 orang. Detik-Detik Menjelang Bencana Malam itu, sekitar pukul 19.39 waktu setempat, suasana di dalam kedua kereta terlihat normal. Penumpang duduk tenang, sebagian mungkin tengah menikmati pemandangan senja Andalusia yang indah melalui jen...

Riset Terbaru: Satu Kaleng Minuman Diet Per Hari Tingkatkan Risiko Penyakit Hati hingga 60 Persen

Penelitian besar-besaran membuktikan minuman berpemanis buatan justru lebih berbahaya bagi organ hati dibanding minuman bergula biasa Selama ini, banyak masyarakat beralih ke minuman diet atau minuman dengan label "tanpa gula" dengan anggapan lebih sehat untuk tubuh. Namun, penelitian terkini justru mengungkap fakta mengejutkan: minuman dengan pemanis buatan ternyata berpotensi lebih berbahaya bagi kesehatan hati dibandingkan minuman bergula biasa. Studi komprehensif yang dipresentasikan pada United European Gastroenterology (UEG) Week 2025 di Berlin mengungkap temuan yang cukup mengkhawatirkan. Penelitian yang melibatkan 123.788 orang dewasa selama lebih dari 10 tahun ini menemukan bahwa konsumsi minuman berpemanis buatan atau rendah gula meningkatkan risiko penyakit hati berlemak hingga 60 persen. Yang lebih mengejutkan, angka ini bahkan lebih tinggi dibandingkan risiko dari konsumsi minuman bergula biasa yang "hanya" 50 persen. Cukup satu kaleng saja per hari ...