Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label anak-anak korban agen orange

Saham RANS Entertainment IPO 2025: Harga, Cara Beli, dan Analisis Lengkap

RANS Entertainment akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan hiburan milik pasangan selebriti  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina  ini resmi menjadi perusahaan publik — dan langsung jadi perbincangan panas di kalangan investor ritel Indonesia. Tapi sebelum kamu buru-buru buka aplikasi saham dan klik "Beli", ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu. Karena investasi bukan soal siapa yang punya perusahaannya. Ini soal angka, prospek, dan risiko. Yuk kita bedah tuntas.   Apa Itu RANS Entertainment dan Bisnis Apa yang Mereka Jalankan? Kalau kamu aktif di YouTube atau Instagram, nama RANS pasti sudah nggak asing. Tapi sebagai calon investor, kamu perlu lihat RANS bukan sebagai konten kreator — melainkan sebagai  entitas bisnis . RANS Entertainment  berdiri sejak 2015, didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Awalnya memang fokus di konten digital dan entertainment. Tapi seiring waktu, bisnis mereka berkembang jauh lebih luas ...

Anak-anak Korban Agen Orange: Warisan Perang yang Terabaikan

Bayangkan dilahirkan dengan cacat bawaan parah karena sesuatu yang terjadi pada kakek atau nenek Anda lima dekade lalu. Itulah kenyataan pahit yang dihadapi ribuan anak-anak Vietnam hingga hari ini — korban tak bersalah dari warisan mengerikan bernama Agen Orange. Lima puluh tahun setelah perang Vietnam berakhir, dampak racun herbisida ini masih menghantui generasi ketiga dan keempat. Dan kini, saat dukungan internasional mulai terpotong, nasib mereka semakin terancam. Warisan Kelam Agen Orange yang Terus Membayangi Jika kamu pikir perang hanya meninggalkan bekas luka pada generasi yang mengalaminya, pikir lagi. Agen Orange, herbisida beracun yang digunakan militer AS selama Perang Vietnam, telah menciptakan bencana kemanusiaan yang berlangsung hingga generasi mendatang. Dari tahun 1961 hingga 1971, militer AS menyemprotkan sekitar 80 juta liter bahan kimia beracun — 61% di antaranya adalah Agen Orange — yang menutupi sekitar seperempat wilayah Vietnam Selatan. Kampanye perang kimi...