Kebakaran yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court di Tai Po menjadi bencana hunian paling mematikan di Hong Kong dalam hampir 80 tahun terakhir. Investigasi mengungkap dugaan kelalaian fatal dan korupsi dalam proyek renovasi bernilai miliaran rupiah. HONG KONG - Asap hitam mengepul tinggi ke langit Hong Kong pada sore hari Rabu, 26 November 2025. Api berkobar dengan kecepatan mengerikan, menelan tujuh dari delapan menara hunian di kompleks Wang Fuk Court, Tai Po, New Territories. Dalam hitungan jam, apa yang dimulai sebagai kebakaran kecil di perancah bambu berubah menjadi malapetaka yang menewaskan setidaknya 128 orang dan melukai puluhan lainnya. Ini bukan sekadar tragedi. Ini adalah kisah tentang kelalaian sistemik, dugaan korupsi, dan harga yang dibayar oleh warga biasa—banyak di antaranya lansia dan pekerja migran—yang percaya bahwa rumah mereka aman. Kronologi Kematian: Dari Api Kecil Menjadi Inferno Pukul 14.51 waktu setempat, Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong me...
RUU Trump Amerika Serikat kembali dihebohkan dengan salah satu kebijakan paling ambisius dan kontroversial dari pemerintahan Donald Trump yang baru saja kembali berkuasa. One Big Beautiful Bill Act atau yang lebih dikenal sebagai H.R.1, telah menjadi topik panas yang membelah opini publik Amerika dan dunia internasional. RUU ini bukan sekadar perpanjangan kebijakan pajak biasa. Ini adalah paket legislatif raksasa yang menggabungkan reformasi pajak, keamanan perbatasan, dan berbagai agenda politik Trump dalam satu undang-undang yang sangat besar. Dengan nilai triliunan dollar, RUU ini akan mengubah lanskap ekonomi dan sosial Amerika untuk dekade mendatang. Sejarah dan Latar Belakang Trump pertama kali memperkenalkan konsep "One Big Beautiful Bill" sebagai strategi untuk menggabungkan berbagai agenda politiknya dalam satu paket legislatif. Setelah kembali menjabat sebagai presiden pada Januari 2025, Trump dengan cepat menggerakkan mesin politik Partai Republik untuk mereali...