Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label fintech Indonesia

Saham RANS Entertainment IPO 2025: Harga, Cara Beli, dan Analisis Lengkap

RANS Entertainment akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan hiburan milik pasangan selebriti  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina  ini resmi menjadi perusahaan publik — dan langsung jadi perbincangan panas di kalangan investor ritel Indonesia. Tapi sebelum kamu buru-buru buka aplikasi saham dan klik "Beli", ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu. Karena investasi bukan soal siapa yang punya perusahaannya. Ini soal angka, prospek, dan risiko. Yuk kita bedah tuntas.   Apa Itu RANS Entertainment dan Bisnis Apa yang Mereka Jalankan? Kalau kamu aktif di YouTube atau Instagram, nama RANS pasti sudah nggak asing. Tapi sebagai calon investor, kamu perlu lihat RANS bukan sebagai konten kreator — melainkan sebagai  entitas bisnis . RANS Entertainment  berdiri sejak 2015, didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Awalnya memang fokus di konten digital dan entertainment. Tapi seiring waktu, bisnis mereka berkembang jauh lebih luas ...

PayLater: Bagaimana Layanan "Gratis" Menghasilkan Triliunan Rupiah - Fenomena BNPL Indonesia 2025

Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana perusahaan paylater atau Buy Now Pay Later (BNPL) seperti Shopee PayLater, Kredivo, dan Akulaku bisa meraup keuntungan miliaran rupiah dari layanan yang tampak "gratis" bagi konsumen? Jawabannya terletak pada model bisnis yang canggih dan beragam sumber pendapatan yang tersembunyi di balik kemudahan cicilan 0%. Industri BNPL global mencapai nilai sekitar 560 miliar dolar AS pada 2025, dengan proyeksi pertumbuhan mencapai 1,43 triliun dolar AS pada 2029. Di Indonesia sendiri, pasar BNPL diperkirakan tumbuh 13,5% secara tahunan untuk mencapai 8,59 miliar dolar AS pada 2025, menjadikannya salah satu segmen fintech dengan pertumbuhan tercepat di Tanah Air. Mesin Pendapatan BNPL: Bukan dari Konsumen, Tapi dari Merchant Berbeda dengan persepsi umum, perusahaan BNPL Indonesia seperti Kredivo, Akulaku, dan Shopee PayLater tidak mengandalkan bunga dari konsumen sebagai sumber utama pendapatan mereka. Sebaliknya, mereka menerapkan strategi yan...