Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label cacar monyet Indonesia

Tragedi Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol: 40 Tewas dalam Tabrakan Maut di Adamuz

CÓRDOBA, Spanyol berduka. Kecelakaan kereta cepat terburuk dalam lebih dari satu dekade menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai ratusan penumpang lainnya. Tragedi ini terjadi pada Sabtu malam, 18 Januari 2026, di dekat kota kecil Adamuz, provinsi Córdoba, Andalusia selatan. Dua kereta berkecepatan tinggi terlibat dalam tabrakan frontal yang mengerikan. Sebuah kereta Iryo yang melaju dari Málaga menuju Madrid tergelincir dan melintasi jalur sebelah. Detik-detik kemudian, kereta tersebut ditabrak secara langsung oleh kereta Renfe yang datang dari arah berlawanan, melaju dari Madrid ke Huelva. Insiden ini menandai bencana transportasi terburuk di negara Eropa tersebut sejak kecelakaan kereta di Santiago de Compostela tahun 2013 yang menewaskan 80 orang. Detik-Detik Menjelang Bencana Malam itu, sekitar pukul 19.39 waktu setempat, suasana di dalam kedua kereta terlihat normal. Penumpang duduk tenang, sebagian mungkin tengah menikmati pemandangan senja Andalusia yang indah melalui jen...

Waspada Mpox 2025: Varian Baru Lebih Berbahaya, Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya

Penyakit mpox atau yang sebelumnya dikenal sebagai cacar monyet kembali menjadi perhatian serius di Indonesia dan dunia. Meski pandemi COVID-19 telah mereda, ancaman penyakit menular lainnya tidak bisa diabaikan. Dengan mobilitas manusia yang tinggi dan perubahan pola penularan virus, mpox masih memerlukan kewaspadaan ekstra dari seluruh masyarakat. Situasi Terkini Mpox di Indonesia Sejak pertama kali dilaporkan pada 20 Agustus 2022, Indonesia telah mencatat sebanyak 88 kasus konfirmasi mpox yang tersebar di DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Kepulauan Riau. Kabar baiknya, hingga saat ini seluruh kasus konfirmasi sudah dinyatakan sembuh. Data hingga minggu ketiga Tahun 2025 menunjukkan 188 kasus dengan 3 kematian, dengan kasus terbanyak terdapat di Jawa Barat. Namun angka ini berbeda dengan data resmi Kementerian Kesehatan yang mencatat 88 kasus konfirmasi, menunjukkan perlunya ketelitian dalam pelaporan dan pemantauan kasus. Yang mengkhawatirkan, kasus...