Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label catch and release

Rudal Hipersonik Oreshnik Hantam Ukraina Lagi: Senjata Mach 10 yang Nyaris Mustahil Dicegat

Dalam eskalasi terbaru konflik Rusia-Ukraina, Moskow kembali meluncurkan rudal balistik hipersonik tercanggihnya, Oreshnik, menghantam wilayah barat Ukraina pada Kamis malam hingga Jumat dini hari, 8-9 Januari 2026. Serangan ini menandai penggunaan kedua senjata kontroversial tersebut sejak pertama kali dipakai pada November 2024 lalu. Serangan masif yang melibatkan 242 drone dan 36 rudal berbagai jenis ini menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 25 lainnya di ibu kota Kyiv. Namun yang paling mengejutkan adalah penggunaan Oreshnik yang menargetkan infrastruktur kritis di wilayah Lviv, kota yang berjarak hanya 70 kilometer dari perbatasan Polandia, anggota NATO. Serangan Balasan atau Pesan Politik? Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim serangan ini merupakan pembalasan atas dugaan serangan drone Ukraina terhadap kediaman Presiden Vladimir Putin di Novgorod pada Desember 2025. Namun klaim ini ditolak mentah-mentah oleh pihak Amerika Serikat dan Ukraina. Pejabat CIA bahkan menya...

Perbatasan AS Kini Lebih Sepi: Agen Federal Mendominasi, Migran Menangis Saat Ditangkap

  Di perbatasan El Paso, Texas, yang membentang hingga New Mexico, situasi telah berubah drastis. Dalam empat jam patroli yang tenang, hanya satu migran yang berhasil ditangkap oleh enam agen federal bersenjata lengkap. Namun, momen penangkapan itu jauh dari biasa—migran tersebut menangis tersedu-sedu saat menyadari upayanya untuk masuk secara ilegal ke Amerika Serikat gagal total. Migran itu adalah Juan (bukan nama sebenarnya), seorang pria berusia 23 tahun asal Meksiko. Ini adalah percobaan keduanya untuk melintasi perbatasan, setelah menghabiskan $7.000 untuk membayar "coyotes" atau operator kartel yang membantu perjalanannya. Bagi banyak migran seperti Juan, perjalanan ini bukan sekadar usaha fisik, tetapi juga pengorbanan finansial besar-besaran. Mereka sering menghabiskan seluruh tabungan dan sumber daya demi mimpi mendapatkan kehidupan yang lebih baik di Amerika Serikat. Namun kali ini, harapannya pupus dalam hitungan detik. Setelah berhasil memanjat tembok perbata...