Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label RUU Trump

Saham RANS Entertainment IPO 2025: Harga, Cara Beli, dan Analisis Lengkap

RANS Entertainment akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan hiburan milik pasangan selebriti  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina  ini resmi menjadi perusahaan publik — dan langsung jadi perbincangan panas di kalangan investor ritel Indonesia. Tapi sebelum kamu buru-buru buka aplikasi saham dan klik "Beli", ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu. Karena investasi bukan soal siapa yang punya perusahaannya. Ini soal angka, prospek, dan risiko. Yuk kita bedah tuntas.   Apa Itu RANS Entertainment dan Bisnis Apa yang Mereka Jalankan? Kalau kamu aktif di YouTube atau Instagram, nama RANS pasti sudah nggak asing. Tapi sebagai calon investor, kamu perlu lihat RANS bukan sebagai konten kreator — melainkan sebagai  entitas bisnis . RANS Entertainment  berdiri sejak 2015, didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Awalnya memang fokus di konten digital dan entertainment. Tapi seiring waktu, bisnis mereka berkembang jauh lebih luas ...

One Big Beautiful Bill Trump: RUU Kontroversial yang Mengubah Wajah Amerika

RUU Trump Amerika Serikat kembali dihebohkan dengan salah satu kebijakan paling ambisius dan kontroversial dari pemerintahan Donald Trump yang baru saja kembali berkuasa. One Big Beautiful Bill Act atau yang lebih dikenal sebagai H.R.1, telah menjadi topik panas yang membelah opini publik Amerika dan dunia internasional. RUU ini bukan sekadar perpanjangan kebijakan pajak biasa. Ini adalah paket legislatif raksasa yang menggabungkan reformasi pajak, keamanan perbatasan, dan berbagai agenda politik Trump dalam satu undang-undang yang sangat besar. Dengan nilai triliunan dollar, RUU ini akan mengubah lanskap ekonomi dan sosial Amerika untuk dekade mendatang. Sejarah dan Latar Belakang Trump pertama kali memperkenalkan konsep "One Big Beautiful Bill" sebagai strategi untuk menggabungkan berbagai agenda politiknya dalam satu paket legislatif. Setelah kembali menjabat sebagai presiden pada Januari 2025, Trump dengan cepat menggerakkan mesin politik Partai Republik untuk mereali...