Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label harga emas

Tragedi Kebakaran Wang Fuk Court: 128 Tewas dalam Kebakaran Terparah Hong Kong Sejak 1948

Kebakaran yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court di Tai Po menjadi bencana hunian paling mematikan di Hong Kong dalam hampir 80 tahun terakhir. Investigasi mengungkap dugaan kelalaian fatal dan korupsi dalam proyek renovasi bernilai miliaran rupiah. HONG KONG - Asap hitam mengepul tinggi ke langit Hong Kong pada sore hari Rabu, 26 November 2025. Api berkobar dengan kecepatan mengerikan, menelan tujuh dari delapan menara hunian di kompleks Wang Fuk Court, Tai Po, New Territories. Dalam hitungan jam, apa yang dimulai sebagai kebakaran kecil di perancah bambu berubah menjadi malapetaka yang menewaskan setidaknya 128 orang dan melukai puluhan lainnya. Ini bukan sekadar tragedi. Ini adalah kisah tentang kelalaian sistemik, dugaan korupsi, dan harga yang dibayar oleh warga biasa—banyak di antaranya lansia dan pekerja migran—yang percaya bahwa rumah mereka aman. Kronologi Kematian: Dari Api Kecil Menjadi Inferno Pukul 14.51 waktu setempat, Departemen Pemadam Kebakaran Hong Kong me...

Harga Emas Uji Level US$3.300 di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

harga emas naik Ketika volatilitas pasar keuangan membuat banyak aset serasa roller-coaster, emas kembali bersinar terang. Bahkan, logam kuning itu nyaris menyentuh US$3.300 per troy ounce—level psikologis yang sebelumnya dianggap sekadar bisikan para peramal pasar. Bagaimana bisa?   Kenapa Angka US$3.300 Begitu Sakral? Tidak sedikit investor global menaruh angka 3-3-0-0 di papan vision board mereka. Alasannya sederhana: pada titik tersebut,  emas akan mengungguli rekor inflasi era 1980-an  bila disesuaikan dengan daya beli dolar saat ini. Dengan kata lain, tembok itu menjadi patokan apakah emas hanya reli teknikal, atau malah sedang mengirim sinyal bahaya bagi sistem keuangan modern. Sekilas Data Pada 2020, rekor historis emas terletak di sekitar US$2.070. Pada 2023, lembaga riset  Bank of America  sempat meramalkan  harga emas US$3.000  jika inflasi tidak diredam The Fed. Lonjakan terbaru dipicu lonj...