Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label hamas

Saham RANS Entertainment IPO 2025: Harga, Cara Beli, dan Analisis Lengkap

RANS Entertainment akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan hiburan milik pasangan selebriti  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina  ini resmi menjadi perusahaan publik — dan langsung jadi perbincangan panas di kalangan investor ritel Indonesia. Tapi sebelum kamu buru-buru buka aplikasi saham dan klik "Beli", ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu. Karena investasi bukan soal siapa yang punya perusahaannya. Ini soal angka, prospek, dan risiko. Yuk kita bedah tuntas.   Apa Itu RANS Entertainment dan Bisnis Apa yang Mereka Jalankan? Kalau kamu aktif di YouTube atau Instagram, nama RANS pasti sudah nggak asing. Tapi sebagai calon investor, kamu perlu lihat RANS bukan sebagai konten kreator — melainkan sebagai  entitas bisnis . RANS Entertainment  berdiri sejak 2015, didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Awalnya memang fokus di konten digital dan entertainment. Tapi seiring waktu, bisnis mereka berkembang jauh lebih luas ...

Peringatan Keras Trump kepada Hamas: Strategi Diplomatik dan Konsekuensi yang Mungkin Terjadi

Peringatan tersebut datang saat krisis sandera memasuki fase baru setelah gencatan senjata selama enam minggu berakhir di akhir Februari 2025. Eskalasi Peringatan Trump kepada Hamas Presiden Donald Trump telah meningkatkan tekanan terhadap Hamas dengan ultimatum yang semakin keras mengenai pembebasan sandera yang masih ditahan di Gaza. Peringatan terbaru Trump, yang disampaikan pada 5 Maret 2025, merupakan puncak dari strategi diplomatik yang menggabungkan ancaman langsung dengan negosiasi di belakang layar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Krisis sandera ini bermula setelah serangan Hamas pada tanggal 7 Oktober 2023 terhadap Israel, yang mengakibatkan banyak warga Israel ditawan. Peringatan publik Trump kepada Hamas telah meningkat baik dalam frekuensi maupun tingkat keparahannya sejak ia kembali menjabat. Pada tanggal 10 Februari 2025, Trump mengeluarkan ancaman paling spesifik pada saat itu, memperingatkan Hamas bahwa "neraka akan terjadi" jika semua sandera Israel y...