Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label kebijakan tarif

Saham RANS Entertainment IPO 2025: Harga, Cara Beli, dan Analisis Lengkap

RANS Entertainment akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan hiburan milik pasangan selebriti  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina  ini resmi menjadi perusahaan publik — dan langsung jadi perbincangan panas di kalangan investor ritel Indonesia. Tapi sebelum kamu buru-buru buka aplikasi saham dan klik "Beli", ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu. Karena investasi bukan soal siapa yang punya perusahaannya. Ini soal angka, prospek, dan risiko. Yuk kita bedah tuntas.   Apa Itu RANS Entertainment dan Bisnis Apa yang Mereka Jalankan? Kalau kamu aktif di YouTube atau Instagram, nama RANS pasti sudah nggak asing. Tapi sebagai calon investor, kamu perlu lihat RANS bukan sebagai konten kreator — melainkan sebagai  entitas bisnis . RANS Entertainment  berdiri sejak 2015, didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Awalnya memang fokus di konten digital dan entertainment. Tapi seiring waktu, bisnis mereka berkembang jauh lebih luas ...

Trump & E.U.: Tarik Ulur Tarif 15% yang Mengubah Peta Perdagangan Dunia

Bayangkan meja perundingan yang penuh ketegangan, di mana dua kekuatan ekonomi dunia—Amerika Serikat dan Uni Eropa—akhirnya sepakat untuk menurunkan tarif menjadi 15%. Bukan sekadar angka, ini adalah babak baru dalam drama perdagangan global yang selama ini penuh intrik, negosiasi alot, dan kepentingan nasional yang saling bertabrakan. Kabar  kesepakatan Trump dengan Uni Eropa  ini bukan hanya mengubah jalur ekspor-impor, tapi juga memicu diskusi hangat di ruang-ruang redaksi, lantai bursa, hingga warung kopi di Jakarta. Tarik Ulur Panjang: Dari Perang Dagang ke Damai Tarif Tak perlu menjadi ekonom untuk tahu, hubungan dagang AS-Uni Eropa selama ini ibarat roller coaster. Sejak era Trump, tensi meningkat akibat kebijakan tarif tinggi yang diberlakukan pada produk-produk Eropa, mulai dari mobil hingga keju. Uni Eropa pun membalas dengan tarif serupa pada produk Amerika. Hasilnya? Perdagangan kedua blok raksasa ini sempat tersendat, bahkan memicu kekhawatiran resesi global. ...