Dalam eskalasi terbaru konflik Rusia-Ukraina, Moskow kembali meluncurkan rudal balistik hipersonik tercanggihnya, Oreshnik, menghantam wilayah barat Ukraina pada Kamis malam hingga Jumat dini hari, 8-9 Januari 2026. Serangan ini menandai penggunaan kedua senjata kontroversial tersebut sejak pertama kali dipakai pada November 2024 lalu. Serangan masif yang melibatkan 242 drone dan 36 rudal berbagai jenis ini menewaskan sedikitnya empat orang dan melukai 25 lainnya di ibu kota Kyiv. Namun yang paling mengejutkan adalah penggunaan Oreshnik yang menargetkan infrastruktur kritis di wilayah Lviv, kota yang berjarak hanya 70 kilometer dari perbatasan Polandia, anggota NATO. Serangan Balasan atau Pesan Politik? Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim serangan ini merupakan pembalasan atas dugaan serangan drone Ukraina terhadap kediaman Presiden Vladimir Putin di Novgorod pada Desember 2025. Namun klaim ini ditolak mentah-mentah oleh pihak Amerika Serikat dan Ukraina. Pejabat CIA bahkan menya...
Ribuan Warga Bulgaria Turun ke Jalan Protes Rencana Adopsi Euro: Mengapa Mereka Takut Kehilangan Mata Uang Lev?
ribuan warga Bulgaria protes adopsi euro Bayangkan kalau besok pagi rupiah kita diganti dengan mata uang asing. Gimana rasanya? Nah, itulah yang sedang dirasakan ribuan warga Bulgaria saat ini. Mereka turun ke jalan memprotes rencana pemerintah untuk mengadopsi euro dan meninggalkan mata uang lev yang sudah menjadi bagian identitas nasional mereka. Protes massal ini bukan cuma soal uang - ini soal kedaulatan, identitas, dan ketakutan akan masa depan ekonomi yang tidak pasti. Mari kita telusuri mengapa isu adopsi euro di Bulgaria jadi begitu kontroversial dan apa saja kekhawatiran utama yang bikin rakyat Bulgaria sampai demo besar-besaran. Skala Protes yang Menggemparkan Bulgaria Ribuan demonstran memadati puluhan kota di seluruh Bulgaria, dengan beberapa ribu orang berkumpul di ibu kota Sofia. Kota-kota besar lain seperti Varna dan Plovdiv juga menyaksikan aksi protes serupa yang tak kalah masif. Yang menarik, protes ini diorganisir oleh partai nasionalis "Revival" (Vaz...