Langsung ke konten utama

Saham RANS Entertainment IPO 2025: Harga, Cara Beli, dan Analisis Lengkap

RANS Entertainment akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan hiburan milik pasangan selebriti  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina  ini resmi menjadi perusahaan publik — dan langsung jadi perbincangan panas di kalangan investor ritel Indonesia. Tapi sebelum kamu buru-buru buka aplikasi saham dan klik "Beli", ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu. Karena investasi bukan soal siapa yang punya perusahaannya. Ini soal angka, prospek, dan risiko. Yuk kita bedah tuntas.   Apa Itu RANS Entertainment dan Bisnis Apa yang Mereka Jalankan? Kalau kamu aktif di YouTube atau Instagram, nama RANS pasti sudah nggak asing. Tapi sebagai calon investor, kamu perlu lihat RANS bukan sebagai konten kreator — melainkan sebagai  entitas bisnis . RANS Entertainment  berdiri sejak 2015, didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Awalnya memang fokus di konten digital dan entertainment. Tapi seiring waktu, bisnis mereka berkembang jauh lebih luas ...

Penyakit Mirip Ebola Ditemukan di Kamerun, Diduga Merupakan Kasus Virus Marburg

Menurut pihak berwenang Kamerun, mereka mendeteksi dua dugaan kasus penyakit Marburg pada Senin lalu di Olamze, sebuah komune di perbatasan dengan Guinea Khatulistiwa, kata delegasi kesehatan masyarakat untuk wilayah tersebut, Robert Mathurin Bidjang. Guinea Khatulistiwa hari senin yang lalu secara resmi mengumumkan wabah pertama virus Marburg, penyakit yang mirip dengan Ebola. Kamerun yang merupakan negara tetangga telah membatasi pergerakan di sepanjang perbatasan untuk menghindari penularan menyusul laporan demam berdarah mematikan yang tidak diketahui di Guinea Khatulistiwa pekan lalu. “Pada 13 Februari, kami memiliki dua kasus yang dicurigai. Ini adalah dua anak berusia 16 tahun, laki-laki dan perempuan, yang tidak memiliki riwayat perjalanan sebelumnya ke daerah yang terkena dampak di Guinea Khatulistiwa,” kata Bidjang pada pertemuan di ibu kota Kamerun, Yaounde. Empat puluh dua orang yang melakukan kontak dengan kedua anak tersebut telah diidentifikasi dan pelacakan kontak sedang berlangsung, tambahnya. Dua orang meninggal saat Ghana mengonfirmasi wabah pertama virus Marburg yang mematikan. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengatakan sebelumnya pada hari Selasa bahwa mereka meningkatkan pengawasan epidemiologisnya di Guinea Khatulistiwa. Negara kecil di Afrika Tengah itu sejauh ini telah melaporkan sembilan kematian serta 16 dugaan kasus penyakit virus Marburg, dengan gejala termasuk demam, kelelahan, dan muntah serta diare bernoda darah, menurut WHO. “Pengawasan di lapangan telah diintensifkan,” kata George Ameh, perwakilan negara WHO di Guinea Khatulistiwa. “Pelacakan kontak, seperti yang Anda tahu, adalah landasan respons. Kami telah menerapkan kembali tim COVID-19 yang ada di sana untuk pelacakan kontak dan dengan cepat mengaktifkannya kembali untuk benar-benar membantu kami.” Guinea Khatulistiwa mengkarantina lebih dari 200 orang dan membatasi pergerakan minggu lalu di provinsi Kie-Ntem, tempat demam berdarah pertama kali terdeteksi. Virus Marburg adalah penyakit yang sangat menular yang dapat memiliki tingkat kematian hingga 88%, menurut WHO. Tidak ada vaksin atau pengobatan antivirus yang disetujui untuk mengobatinya. “Kami sedang mengerjakan rencana respon untuk 30 hari di mana kami harus dapat mengukur tindakan yang tepat dan mengukur kebutuhan yang tepat,” kata Ameh. Dia menambahkan bahwa otoritas negara belum melaporkan ada kasus baru yang dicurigai dalam 48 jam terakhir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saham RANS Entertainment IPO 2025: Harga, Cara Beli, dan Analisis Lengkap

RANS Entertainment akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan hiburan milik pasangan selebriti  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina  ini resmi menjadi perusahaan publik — dan langsung jadi perbincangan panas di kalangan investor ritel Indonesia. Tapi sebelum kamu buru-buru buka aplikasi saham dan klik "Beli", ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu. Karena investasi bukan soal siapa yang punya perusahaannya. Ini soal angka, prospek, dan risiko. Yuk kita bedah tuntas.   Apa Itu RANS Entertainment dan Bisnis Apa yang Mereka Jalankan? Kalau kamu aktif di YouTube atau Instagram, nama RANS pasti sudah nggak asing. Tapi sebagai calon investor, kamu perlu lihat RANS bukan sebagai konten kreator — melainkan sebagai  entitas bisnis . RANS Entertainment  berdiri sejak 2015, didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Awalnya memang fokus di konten digital dan entertainment. Tapi seiring waktu, bisnis mereka berkembang jauh lebih luas ...

Coretax: Sistem Pajak Baru yang Bikin Heboh, Apa Sih Sebenarnya?

Coretax resmi jadi topik paling ramai dibicarakan wajib pajak Indonesia di awal 2025. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluncurkan sistem administrasi perpajakan baru ini untuk menggantikan sistem lama yang sudah berusia lebih dari satu dekade. Tapi masalahnya? Banyak orang bingung, panik, bahkan frustrasi karena nggak paham harus ngapain. Nah, di artikel ini kita bakal kupas tuntas semuanya. Mulai dari apa itu Coretax, kenapa pemerintah maksa ganti sistem, sampai langkah-langkah yang perlu kamu ambil sekarang juga.   Apa Itu Coretax dan Kenapa Kamu Harus Peduli? Coretax — atau nama resminya  Coretax Administration System  — adalah platform digital baru dari DJP yang mengintegrasikan seluruh layanan perpajakan ke dalam satu sistem. Bayangin kamu biasanya harus buka beberapa website berbeda buat lapor SPT, bikin faktur pajak, atau cek status NPWP. Sekarang semua itu dikumpulin jadi satu tempat. Sistem ini dibangun dengan bantuan konsultan internasional dan menelan...

Trump Ancam Kuasai Greenland: Ketegangan Diplomatik dengan Denmark Memanas, NATO Terancam Retak

KOPENHAGEN/WASHINGTON - Ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menguasai Greenland, wilayah otonom Denmark, kembali memicu ketegangan diplomatik yang serius antara Washington dan sekutunya di Eropa. Ancaman penggunaan kekuatan militer AS yang disampaikan Gedung Putih minggu ini membuat alarm berbunyi di seluruh Benua Eropa, memicu kekhawatiran akan berakhirnya aliansi NATO. Retorika Agresif Trump Semakin Meningkat Sejak masa jabatan pertamanya pada 2019, Trump telah berkali-kali menyatakan keinginannya untuk membeli Greenland. Namun, pernyataannya dalam beberapa hari terakhir semakin keras dan mengancam. Setelah operasi militer AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada Sabtu lalu, Trump menegaskan bahwa AS "membutuhkan Greenland" untuk pertahanan nasional. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, pada Selasa (7/1) menyatakan bahwa Trump dan timnya tengah "membahas berbagai pilihan" untuk "mengakuisisi" Greenland, termasuk ...