Langsung ke konten utama

Saham RANS Entertainment IPO 2025: Harga, Cara Beli, dan Analisis Lengkap

RANS Entertainment akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan hiburan milik pasangan selebriti  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina  ini resmi menjadi perusahaan publik — dan langsung jadi perbincangan panas di kalangan investor ritel Indonesia. Tapi sebelum kamu buru-buru buka aplikasi saham dan klik "Beli", ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu. Karena investasi bukan soal siapa yang punya perusahaannya. Ini soal angka, prospek, dan risiko. Yuk kita bedah tuntas.   Apa Itu RANS Entertainment dan Bisnis Apa yang Mereka Jalankan? Kalau kamu aktif di YouTube atau Instagram, nama RANS pasti sudah nggak asing. Tapi sebagai calon investor, kamu perlu lihat RANS bukan sebagai konten kreator — melainkan sebagai  entitas bisnis . RANS Entertainment  berdiri sejak 2015, didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Awalnya memang fokus di konten digital dan entertainment. Tapi seiring waktu, bisnis mereka berkembang jauh lebih luas ...

8 juta Orang Telah Mengungsi dari Ukraina Setelah Setahun Pertempuran, Menurut Data PBB

Sejak invasi Ukraina oleh Rusia, lebih dari 8 juta pengungsi telah didokumentasikan di seluruh Eropa. Polandia telah melihat jumlah pengungsi tertinggi, diperkirakan sekitar 1,5 juta, diikuti oleh negara-negara Eropa lainnya seperti Republik Ceko dan Slovakia. Save the Children telah memberikan bantuan kepada para pengungsi, termasuk perlindungan anak, pendidikan, dan bantuan darurat. Beberapa pengungsi telah berusaha untuk kembali ke Ukraina, tetapi merasa sulit untuk tinggal di sana, dan telah kembali ke Polandia. Survei PBB menemukan bahwa 24% pengungsi telah mengunjungi rumah setidaknya sekali sejak mereka pertama kali pergi. Kesehatan mental dan pendidikan telah menjadi isu yang lebih menonjol bagi para pengungsi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saham RANS Entertainment IPO 2025: Harga, Cara Beli, dan Analisis Lengkap

RANS Entertainment akhirnya resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Perusahaan hiburan milik pasangan selebriti  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina  ini resmi menjadi perusahaan publik — dan langsung jadi perbincangan panas di kalangan investor ritel Indonesia. Tapi sebelum kamu buru-buru buka aplikasi saham dan klik "Beli", ada banyak hal yang perlu kamu pahami dulu. Karena investasi bukan soal siapa yang punya perusahaannya. Ini soal angka, prospek, dan risiko. Yuk kita bedah tuntas.   Apa Itu RANS Entertainment dan Bisnis Apa yang Mereka Jalankan? Kalau kamu aktif di YouTube atau Instagram, nama RANS pasti sudah nggak asing. Tapi sebagai calon investor, kamu perlu lihat RANS bukan sebagai konten kreator — melainkan sebagai  entitas bisnis . RANS Entertainment  berdiri sejak 2015, didirikan oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina. Awalnya memang fokus di konten digital dan entertainment. Tapi seiring waktu, bisnis mereka berkembang jauh lebih luas ...

Coretax: Sistem Pajak Baru yang Bikin Heboh, Apa Sih Sebenarnya?

Coretax resmi jadi topik paling ramai dibicarakan wajib pajak Indonesia di awal 2025. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) meluncurkan sistem administrasi perpajakan baru ini untuk menggantikan sistem lama yang sudah berusia lebih dari satu dekade. Tapi masalahnya? Banyak orang bingung, panik, bahkan frustrasi karena nggak paham harus ngapain. Nah, di artikel ini kita bakal kupas tuntas semuanya. Mulai dari apa itu Coretax, kenapa pemerintah maksa ganti sistem, sampai langkah-langkah yang perlu kamu ambil sekarang juga.   Apa Itu Coretax dan Kenapa Kamu Harus Peduli? Coretax — atau nama resminya  Coretax Administration System  — adalah platform digital baru dari DJP yang mengintegrasikan seluruh layanan perpajakan ke dalam satu sistem. Bayangin kamu biasanya harus buka beberapa website berbeda buat lapor SPT, bikin faktur pajak, atau cek status NPWP. Sekarang semua itu dikumpulin jadi satu tempat. Sistem ini dibangun dengan bantuan konsultan internasional dan menelan...

Trump Ancam Kuasai Greenland: Ketegangan Diplomatik dengan Denmark Memanas, NATO Terancam Retak

KOPENHAGEN/WASHINGTON - Ambisi Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk menguasai Greenland, wilayah otonom Denmark, kembali memicu ketegangan diplomatik yang serius antara Washington dan sekutunya di Eropa. Ancaman penggunaan kekuatan militer AS yang disampaikan Gedung Putih minggu ini membuat alarm berbunyi di seluruh Benua Eropa, memicu kekhawatiran akan berakhirnya aliansi NATO. Retorika Agresif Trump Semakin Meningkat Sejak masa jabatan pertamanya pada 2019, Trump telah berkali-kali menyatakan keinginannya untuk membeli Greenland. Namun, pernyataannya dalam beberapa hari terakhir semakin keras dan mengancam. Setelah operasi militer AS menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro pada Sabtu lalu, Trump menegaskan bahwa AS "membutuhkan Greenland" untuk pertahanan nasional. Juru Bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, pada Selasa (7/1) menyatakan bahwa Trump dan timnya tengah "membahas berbagai pilihan" untuk "mengakuisisi" Greenland, termasuk ...